Hello Brides

Ragam Ide Souvenir Unik yang Ramah Lingkungan

Ragam Ide Souvenir Unik yang Ramah Lingkungan

Di era sekarang ini, ada banyak sekali komunitas ataupun orang yang melakukan gerakan peduli lingkungan. Mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi pemakaian plastik hingga melakukan penanaman pohon secara besar-besaran.

Lalu apakah gerakan peduli lingkungan hanya sebatas itu? Tentu tidak, karena ada begitu banyak cara untuk peduli lingkungan dengan lebih menarik. Salah satunya bagi kamu calon pengantin yang hendak melangsungkan pernikahan juga mampu memakai souvenir yang ramah lingkungan atau eco-friendly untuk para tamu undangan Anda.

Bila Anda beranggapan apa sih souvenir ramah lingkungan? Memangnya cocok dijadikan suvenir pernikahan?

Jangan salah, ide souvenir unik yang ramah lingkungan bukannya memberikan barang bekas atau barang tidak berguna untuk tamu, namun memberikan cindera mata dengan ide baru yang lebih menyenangkan. Selain itu, memberikan suvenir ini juga dapat menghemat biaya pernikahan dan tidak akan merusak lingkungan.

Jadi souvenir ini selain cantik juga memberikan manfaat untuk bumi kita. Bila Anda tertarik dengan ide souvenir unik yang ramah lingkungan ini, Anda bisa meniru beberapa contoh suvenir dibawah ini.

1. Tanaman

Ada beberapa tanaman yang bisa Anda jadikan cindera mata pernikahan misalnya tanaman kaktus mini. Anda bisa membeli kaktus mini dan memasukkannya ke dalam wadah pilihan Anda. Bisa juga Anda membeli bibit tanaman bunga atau bibit rempah yang bisa hidup di taman rumah Anda.

Jangan lupa untuk memberikan keterangan di wadah suvenir tersebut bibit apa yang Anda berikan. Misalnya saja bibit cabai yang nantinya bisa dipindahkan ke wadah yang lebih besar. Tak hanya akan menambah keindahan rumah, tapi suvenir ini juga memiliki manfaat.

2. Sabun

Suvenir yang dibuat sendiri akan memberikan kesan lebih intimate dan lebih berkesan. Salah satu yang bisa Anda buat sendiri dengan bahan alami adalah sabun. Pembuatan sabun organik tidak menggunakan bahan kimia yang berpotensi mencemari udara dan sangat ramah lingkungan.

Baca Juga: Makna Filosofis Isi Seserahan dalam Adat Jawa

3. Teh dan Kopi Organik

Bubuk kopi dan teh ini bisa menjadi salah satu pilihan suvenir Anda, yang jelas pilihlah kopi dan teh yang organik, yang tidak menggunakan bahan kimia dalam proses pengolahannya. Dalam satu bungkusan suvenir, Anda bisa juga memasukkan bahan sekali minum kopi atau teh. Misalnya Anda ingin memberikan resep kopi rahasia yang Anda tahu lalu memasukkan campuran resep tersebut agar tamu bisa menyeduhnya di rumah. Yang jelas, semua bahannya harus organik ya.

4. Tas Belanja

Salah satu kampanye peduli lingkungan yang paling sering di gadang-gadang adalah dengan mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai dan menggantinya dengan tas belanja yang tahan lama. Coba hitung berapa plastik yang Anda habiskan dan langsung buang saat berbelanja? Dengan tas belanja ini, Anda sedikit kurangnya mengurangi sampah plastik yang merusak bumi.

5. Sedotan

Hampir sama dengan kantong belanja plastik sekali pakai, sedotan plastik juga memberi andil besar perusak bumi serta laut. Saat ini, ada banyak macam sedotan yang bisa menggantikan sedotan plastik dan bisa dijadikan sebagai suvenir pernikahan yang ramah lingkungan, seperti sedotan stainless steel yang terbuat dari logam yang kokoh, jadi bisa berulang kali dipakai tanpa takut patah. Ada juga sedotan dari bahan kaca yang juga bisa menggantikan sedotan plastik. Bahan lainnya yang juga ramah lingkungan adalah sedotan berbahan arkilik, silikon, bambu, kertas bahkan dari bahan jerami. Sekarang Anda tinggal pilih saja bahan apa yang Anda sukai untuk dijadikan suvenir pernikahan.


Cukup menarik kan ragam ide souvenir unik yang ramah lingkungan diatas. Semoga memberi inspirasi ya, Hela.

9 Janji Pernikahan Terbaik Sepanjang Masa

9 Janji Pernikahan Terbaik Sepanjang Masa

Apa yang paling Anda tunggu-tunggu saat datang ke pernikahan? Bagi Anda yang ingin atau akan menikah, momen apa yang akan Anda nobatkan sebagai unforgettable moment? Mungkin salah satunya adalah pengucapan ikrar pernikahan atau wedding vow dihadapan saksi-saksi pernikahan.

Alasannya, saat itulah berbagai macam perasaan dirasakan. Perasaan cinta, kasih, sayang, terharu, intim, personal, bahagia, senang bahkan hingga meneteskan air mata. Momen ini tak akan pernah terlupakan karena saat inilah Anda berjanji untuk memulai kehidupan baru dengan pasangan seumur hidup Anda.

Jangan khawatir bila Anda bingung menulis ikrar pernikahan yang indah, berikut akan kami beberkan beberapa wedding vows yang akan membuat Anda dan pasangan serta tamu-tamu undangan terharu mendengarnya.

Inilah 9 Janji Pernikahan Terbaik Sepanjang Masa versi Hello Brides

Pasangan Seumur Hidup
Saya, (nama Anda) akan menjadikan (nama pasangan) sebagai suami/istri saya
Saya yakin memilih (nama pasangan) karena saya merasa nyaman
Saya tahu (nama pasangan) akan setia pada saya dan (nama pasangan) adalah cinta sejati saya
Pada hari yang istimewa ini, di hadapan Tuhan dan semua saksi pernikahan kita, saya berjanji akan selalu berada di sisi (nama pasangan) sebagai suami/istri yang setia
Dalam suka dan duka, dalam sedih dan senang, dalam sakit dan sehat maupun dalam keadaan terpuruk dan bahagia
Saya berjanji akan mencintai (nama pasangan) tanpa syarat
Menghibur saat masa sulit
Mendukung dalam mencapai cita-cita
Menangis dan tertawa bersama
Selalu terbuka
Selalu menghargai setiap keputusan
Selamanya kita akan hidup bersama

Bersama Selamanya
Saya (nama Anda) menjadikan Anda istri/suami saya dalam sebuah ikatan pernikahan
Saya berjanji akan mencintai, menyayangi , menjaga, menghormati, menghibur, mendukung Anda dalam segala hal dalam hidup
Dalam suka, duka, jatuh, bangun, sakit, sehat, sedih, senang, kaya ataupun miskin, kita akan selalu bersama
Saya akan selalu bersama dan hidup dengan Anda hingga waktu memisahkan

Selalu di Sisi
Saya, (nama Anda) berdiri di sini dan berjanji pada (nama pasangan) di hadapan Tuhan, keluarga dan sahabat untuk selalu ada di sisi (nama pasangan) dalam suka maupun duka
Saya akan ada di saat (nama pasangan) menggapai mimpi, di saat sakit, di saat tawa, di saat bahagia dan di saat sedih
Tidak peduli badai yang menerjang, kita akan meredakannya berdua
Saya berjanji saat ini dan selamanya

Baca Juga: 8 Tugas Bridesmaid yang Harus Kamu Ingat!

janji pernikahan
janji pernikahan romantis

Sumpah Pernikahan Suci
Di hadapan Tuhan, keluarga dan sahabat-sahabat kita, saya (nama Anda) menjadikan Anda istri/suami saya.
Pasangan dan teman yang selalu ada di hidup saya
Untuk berbagi tawa
Untuk berbagi duka dan
Untuk berbagi segala rasa yang ada
Kita akan selalu tumbuh bersama
Selamanya

Karena Kaulah Cinta Terakhirku

Sepenuh Hati
Dengan sepenuh hati ini, saya (nama Anda) membawa Anda menjadi istri/suami saya.
Saya berjanji menjadi kekasih maupun teman Anda
Saya berjanji menjadi pasangan Anda
Saya berjanji menjadi teman dalam masalah Anda
Saya berjanji menjadi penggemar setia Anda
Saya berjanji menjadi sahabat saat berpetualang
Saya berjanji menjadi penyejuk dalam kesal
Saya berjanji menjadi kekuatan dalam lemah
Sepanjang hidup saya

My person
Aku, percaya padamu dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini
Dengan sepenuh hati, aku mengambilmu menjadi istri/suamiku
Menerima segala kelebihan dan kekuranganku
Aku berjanji akan setia padamu dalam hal apapun
Aku akan selalu ada untukmu karena kamu adalah prioritasku
Aku akan menjadi milikmu dan kamu adalah milikku
Aku adalah kamu

Teman Sejati
Saya meminta pada semua saksi yang hadir pada pernikahan ini, bahwa saya (nama Anda) akan membawa (nama pasangan) menjadi istri/suami saya yang sah secara hukum
Dengan pernikahan ini, saya bersumpah untuk melakukan segala yang terbaik yang bisa saya lakukan agar bisa selalu menjadi teman sejati sumur hidup (nama pasangan)
Saya berkomitmen akan selalu memenuhi segala kebutuhan (nama pasangan)
Saya akan selalu sehat agar bisa menjaga dan menunjukkan kasih sayang pada (nama pasangan)
Saya akan berusaha tidak sakit agar tak melihat air mata di pipi (nama pasangan)
Saya berjanji akan selalu melindungi (nama pasangan) dalam setiap langkah saya

Permintaan
(Nama pasangan), aku ingin bersamamu seperti saat ini
Aku memilihmu diantara banyak pilihan lain untuk menjadi pasangan seumur hidupku
Aku mencintaimu apa adanya dirimu dan aku ingin kamu menjadi apa yang kamu mau
Aku berjanji akan selalu menghormati janji seumur hidup ini di hadapan seluruh saksi pernikahan kita
Aku berjanji, kamu adalah pasangan terbaikku

Teman Seperjuangan
Hari ini, aku berdiri di hadapanmu untuk memulai petualangan besar hidup kita berdua
Aku tahu ini akan sedikit sulit bagi kamu dan aku dan pasti akan membutuhkan perjuangan yang lebih
Namun, aku tahu bahwa perjuangan ini akan mengisi hari-hari kita dengan cinta, tawa dan kebahagiaan yang tiada tara
Aku tidak bisa membayangkan berpetualang dengan orang selain dirimu karena kamulah teman sejatiku


Jangan lupa latihan ya sebelum mengucapkan janji pernikahan, biar gak makin grogi pas hari H

Siapakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah Anda?

Siapakah yang Berhak Menjadi Wali Nikah Anda?

Wali nikah adalah sebutan untuk pihak lelaki dalam keluarga yang bertugas untuk mengawasi keadaan atau kondisi seorang perempuan, termasuk perihal pernikahan. Dalam pernikahan agama Islam, wali nikah adalah orang yang menikahkan perempuan dengan laki-laki yang sesuai dengan ajaran Islam.

Wali ini memiliki kedudukan penting dalam pernikahan Islam. Bahkan, sah atau tidaknya suatu pernikahan bisa bergantung pada wali nikah atau yang menikahkan karena pernikahan tanpa wali adalah tidak sah atau batal!

Ada dua macam wali yang digolongkan dalam dua garis besar, pertama wali nasab.

Wali nasab sendiri adalah wali yang berhubungan darah (keluarga/kerabat).

Lalu, ada istilah wali hakim yang berarti laki-laki yang diberi kuasa atau hak untuk menikahkan dalam keadaan dan sebab tertentu.

Untuk syarat menjadi wali pernikahan dalam islam adalah pastinya laki-laki, muslim, cukup umur (baligh) atau dewasa menurut Islam, berakal, fasik, dan memiliki hak untuk menikahkan. Bila Anda tak memiliki wali nasab, maka Anda bisa menggunakan wali hakim dengan syarat wali nasab keluar dari Islam, gila, telah meninggal dunia dan sebab lainnya.

Apakah Anda tahu urutan wali nikah?

Inilah urutan wali nikah dalam Islam

1. Ayah kandung
2. Kakek dari pihak ayah dan seterusnya ke atas
3. Saudara lelaki kandung (seayah dan seibu)
4. Saudara lelaki seayah
5. Anak laki-laki saudara laki-laki kandung
6. Anak laki-laki saudara laki-laki seayah
7. Paman (saudara ayah) kandung
8. Paman (saudara ayah) seayah
9. Anak-laki-laki dari paman kandung
10. Anak laki-laki dari paman seayah
11. Wali hakim

 

Itulah urutan wali yang bisa menikahkan perempuan. Urutan tersebut wajib hukumnya, artinya jika Anda perempuan dan ingin menikah maka yang menikahkan adalah dari urutan teratas. Bila tidak ada, maka ikuti urutan selanjutnya. Ingat, urutannya sudah mutlak karena aturan, jadi tidak bisa diacak ya.

Apakah di benak Anda ada pertanyaan kenapa wali pernikahan selalu di ambil dari pihak ayah? Jawabannya karena ada aturan nasab. Nasab sendiri adalah pertalian keluarga yang didasarkan pada akad pernikahan yang sah. Seorang anak bernasab kepada ayahnya, oleh karena itulah yang wajib menikahkan adalah orang-orang yang jelas sedarah dengan perempuan dari ikatan pernikahan yang sah.

Apakah Anda juga bertanya apakah ayah angkat bisa menikahkan Anda? Jawabannya adalah tidak bisa karena ayah angkat tidak memiliki hubungan kekerabatan kandung atau tidak sedarah dengan Anda. Hal ini berlaku bagi perempuan yang masih memiliki urutan nasab selanjutnya selain ayah kandung.

Berbeda lagi bila kasusnya, Anda memang tidak diketahui silsilah keluarganya barulah hakim di pengadilan agama bisa memutuskan bahwa wali nikah Anda adalah ayah angkat Anda tersebut. Bila ayah angkat Anda sudah meninggal, wali nikah bisa menggunakan wali hakim atau orang yang sudah diberi kuasa untuk menikahkan. Hal ini bisa saja terjadi karena perkembangan dan dinamika masyarakat saat ini dan membutuhkan solusi hukum yang tepat.

Semoga pembahasan seputar wali nikah ini dapat membantu teman Hello Brides. Jangan lupa follow akun instagram @hellobridesid yaa…

7 Lokasi Prewedding Terbaik di Surabaya

7 Lokasi Prewedding Terbaik di Surabaya

Pasangan yang hendak menikah biasanya mencari lokasi prewedding terbaik di Surabaya. Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, Surabaya memiliki berbagai spot ikonik yang sangat layak untuk dijadikan tempat foto prewedding.

Pemilihan lokasi prewedding yang baik akan memberikan kesan yang tak terlupakan bagi kedua pengantin, sebab lokasi tersebut dapat menjadi kenangan indah setelah menikah nanti. Lebih dari itu, umumnya pasangan pengantin juga kerap memajang foto prewedding mereka untuk ditunjukkan kepada para tamu undangan.

Nah, kali ini tim Hello Brides telah mengumpulkan berbagai lokasi keren yang dapat dijadikan tempat prewedding di Surabaya.

Buat kamu yang berdomisili di Surabaya tapi masih buta banget nih tentang lokasi prewedding terbaik di Surabaya. Check these out guys!

1. Hutan bambu

Salah satu lokasi prewedding yang sangat terkenal di Surabaya ini berada di Jalan Keputih. Hutan bambu ini merupakan hutan buatan dari pemerintah kota Surabaya. Suasana yang rindang di hutan bambu ini mampu membuat foto anda terlihat romantis. Saat melakukan sesi foto di sini ada baiknya jika kamu dan pasangan datang pada sore hari. Tak lupa, datanglah pada hari biasa agar tidak terganggu dengan pengunjung lain.

2. Jalan Tunjungan

Jalan yang berada di tengah kota Surabaya ini juga dapat dikatakan sebagai lokasi prewedding terbaik di Surabaya. Di sepanjang jalan kamu dapat menemui bangunan dengan arsitektur yang indah. Kendaraan bermotor yang lalu lalang bisa kamu jadikan background foto ketika berada di jalan ini. Bagian depan Hotel Majapahit lah yang menjadi spot foto kesukaan banyak orang.

3. Hutan mangrove

Di dalam hutan mangrove Wonorejo, kamu dapat berfoto sambil menikmati pemandangan yang indah. Kamu bisa menaiki perahu dan menjadikan tanaman bakau sebagai background foto. Terdapat pula jembatan kayu yang bisa kamu jadikan spot foto. Kamu dan pasangan cukup menggunakan dress serta kemeja untuk foto di tempat ini.

4. Jalan Gula

Tidak hanya dikunjungi sebagai spot hunting foto bagi anak muda, ternyata jalan gula juga bisa menjadi lokasi foto prewedding terbaik di Surabaya. Jalan gula yang berada di daerah pabean cantian merupakan sebuah gang sempit yang bertema klasik. Pakailah baju bergaya vintage saat berfoto di jalan ini. Untuk lebih melengkapi kesan jadul pada foto, ada pula sepeda onthel yang bisa dimanfaatkan sebagai properti.

5. House of sampoerna

Museum rokok yang diberi nama House of sampoerna berada dekat dengan Jembatan Merah. Hasil fotomu akan terlihat elegan dengan background museum yang memiliki bangunan arsitektur bergaya Belanda. Di dalam museum ini kamu juga dapat melihat sejarah pembuatan rokok. Jika sudah lelah dan terasa lapar, kamu dapat mengunjungi kafe sampoerna yang berada di sebelah museum.

6. Dipo lokomotif sidotopo

Spot foto prewedding ini mungkin belum diketahui oleh banyak orang. Dipo lokomotif yang terletak di Jalan Sidotopo adalah tempat bagi gerbong-gerbong kereta api yang sudah tidak terpakai. Jadi, background fotomu akan memperlihatkan tumpukan gerbong-gerbong tersebut. Menarik, bukan? Akan tetapi, untuk foto di lokasi ini, kamu tidak bisa sembarangan masuk karena kamu harus izin kepada penjaga yang bertugas di sana.

7. Twin lagoon

Bergeser sedikit kebagian Surabaya barat, ada lokasi prewedding terbaik yang bernama twin lagoon. Di sana terdapat danau yang menjadi habitat banyak angsa putih. Spot foto prewedding yang menarik di twin lagoon adalah pilar tinggi yang bergaya Eropa. Terdapat pula taman yang dihiasi dengan pohon, bunga, dan rerumputan. Baju yang pas saat berfoto disini adalah gaun putih dan jas hitam.

Jadi, itu adalah lokasi prewedding terbaik di Surabaya. Bagaimana? Sudah cukup membantu, bukan? Kamu juga bisa cari lokasi prewedding lainnya di Hello Brides, di halaman Prewedding Inspiration!

Urutan Prosesi Sangjit Dalam Budaya Tionghoa

Urutan Prosesi Sangjit Dalam Budaya Tionghoa

Apakah kamu memiliki darah Tionghoa? Apakah kamu tahu urutan prosesi sangjit dalam budaya orang Tionghoa?

Sangjit dalam bahasa Indonesia berarti seserahan (gegawan) atau proses lamaran dari pihak pria ke pihak calon mempelai wanita dengan membawa barang sebagai persembahan.

Umumnya prosesi sangjit dilakukan sebelum dilaksanakannya upacara pernikahan. Sedangkan untuk waktunya sendiri menurut perhitungan Tionghoa, waktu yang baik dilakukannya sangjit adalah di siang hari antara pukul 11.00 hingga 13.00 siang.

Berbicara mengenai lamaran dan prosesi serah-serahan, setiap suku, bangsa, dan agama memiliki cara masing-masing yang sudah menjadi tradisi dan dilakukan secara turun temurun.

Kali ini tim Hello Brides akan membahas proses lamaran dalam budaya Tionghoa yang biasa dikenal sebagai sangjit. 

Urutan Prosesi Sangjit
Urutan Prosesi Sangjit Penting Diketahui

Seperti prosesi lamaran pada umumnya, sangjit juga dihadiri oleh rombongan keluarga inti, keluarga besar hingga teman dekat jika dibutuhkan.

Tata cara upacara sangjit lebihnya kurang seperti ini.

1. Wakil pihak wanita yang sudah menikah menerima seserahan di depan pintu rumah dari pihak pria.
2. Rombongan pria yang dipimpin orang yang dituakan membawa seserahan yang dibawa wanita/pria yang belum menikah.
3. Seserahan diberikan secara berurutan mulai untuk kedua orang tua, lalu untuk mempelai dan seterusnya.
4. Dilakukan ramah tamah.
5. Penutupan acara, sebagian seserahan dikembalikan pada pembawa seserahan ditambah dengan balasan seserahan berupa manisan seperti coklat/permen dan beragam perlengkapan pria.

Urutan Prosesi Sangjit
Urutan Prosesi Sangjit yang Harus Kamu Ketahui

Dalam upacara sangjit, tidak hanya urutan tata caranya saja yang penting, namun macam barang seserahannya juga sangat penting.

Berikut aturan seserahan dalam sangjit.

1. Macam seserahan biasanya sudah didiskusikan bersama antara mempelai wanita dan pria.
2. Macam seserahan ini haruslah memiliki makna yang disesuaikan dengan kondisi ekonomi kedua mempelai.
3. Nampan seserahan berjumlah genap.
4. Sebagian seserahan yang diserahkan pada mempelai wanita pada awalnya dikembalikan lagi pada mempelai pria dengan filosofi agar pengantin wanita tak diambil seutuhnya oleh pihak pria.

Urutan Prosesi Sangjit
Urutan Prosesi Sangjit dalam Budaya Tionghoa

Tak kalah penting, Anda harus tahu apa saja isi dari nampan seserahan tersebut.

Berikut ragam barang seserahannya.

1. Alat kecantikan dan perhiasan wanita.
2. Pakaian wanita.
3. Ang pao (sebagian saja).
4. Tiga nampan masing-masingnya berisi 18 buah (apel, jeruk, pear atau buah manis lainnya). Hal ini melambangkan kedamaian, kesejahteraan dan rezeki (diambil setengah).
5. Dua pasang lilin merah yang agak besar diikat pita merah sebagai simbol perlindungan (diambil satu pasang oleh pihak wanita).
6. Sepasang kaki babi (bisa diganti dengan makanan kaleng yang mengandung babi lainnya).
7. Satu nampan diisi kue mangkuk merah 18 potong yang melambangkan kelimpahan dan keuntungan (diambil separuh).
8. Satu nampan berisikan dua botol arak/sampanye (diambil semua) dan ditukar dua botol sirup merah pada mempelai pria.

Urutan Prosesi Sangjit
Urutan Prosesi Sangjit yang Unik dan Menarik

Adapun jika Anda ingin menambahkan barang dalam prosesi sangjit, bisa dengan menambahkan beberapa item berikut yang pastinya tidak wajib.

1. Kue satu yang terbuat dari kacang hijau yang dijual satu-satu. Hal ini bermakna dua kebahagiaan menjadi satu.
2. Kaca agar bisa berkaca pada diri sendiri.
3. Uang dari emas yang disimbolkan dengan keuntungan.
4. Dua bundel pita huruf China yang berarti double happiness agar bisa bahagia hingga akhir hayat.
5. Buah-buahan seperti buah atep, ceremai, leket, atapson dan buah pala.

Semoga urutan prosesi sangjit dan barang seserahan yang wajib dibawa dalam sangjit ini dapat bermanfaat ya, Hela. Buat kamu yang penasaran dengan Chinese Wedding, silahkan baca artikel menarik tentang Chinese Wedding disini.

Tahukah Anda Makna Kue Pengantin di Pesta Penikahan?

Tahukah Anda Makna Kue Pengantin di Pesta Penikahan?

Ternyata makna kue pengantin tak sekedar pelengkap acara saja loh..

Dalam sebuah acara pernikahan bertema pernikahan internasional, kehadiran kue pengantin menjadi salah satu bagian terpenting dalam acara pesta resepsi Anda. Prosesi pemotongan kue pengantin seringkali jadi momen klimaks dalam acara pernikahan.

Sebab ketika proses pemotongan kue pengantin semua mata dan perhatian tamu akan tertuju kepada kedua pengantin saat dipotongnya kue pernikahan tersebut.

Oleh sebab itu, tak jarang calon pengantin yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan desain kue pengantin impian.

Namun, apakah Anda tahu apa makna dari kue pengantin ini? Apakah yang Anda tahu kue pengantin hanya sekadar pemanis di pesta saja? Jika Anda berpikiran seperti itu, berarti Anda harus mengerti makna yang ada dalam kue pengantin tersebut.

Kue pengantin atau wedding cake memiliki makna simbolis tersendiri. Apa saja makna simbolis tersebut? Berikut penjabarannya.

1. Sebagai Saksi Pernikahan

Kue pengantin saat ini sudah banyak modelnya. Mulai dari yang sederhana, mewah hingga yang bertingkat-tingkat. Warnanya juga sudah tidak monoton putih saja, tapi juga bisa disesuaikan dengan warna tema pernikahan Anda.

Selain memperindah dekorasi pesta pernikahan, kue pengantin juga menjadi saksi awal kisah jalinan cinta sepasang kekasih yang baru saja ingin memulai kisah hidup berdua. Apalagi saat pemotongan kue, dengan dipotongnya kue secara bersama-sama, saat itulah kue tersebut menjadi saksi pasangan dalam mengarungi kehidupan berdua.

2. Gambaran Karakteristik

Seperti halnya dengan pemilihan tema atau konsep pernikahan yang sesuai dengan keinginan kedua mempelai, pemilihan kue pengantin juga bisa sebagai gambaran karakteristik dari kedua mempelai. Ada berbagai jenis bentuk kue pengantin mulai dari bentuk istana, bentuk hati, bentuk rumah dan lain sebagainya, mempelai hanya tinggal pilih yang sesuai dengan karakteristiknya.
Sederhananya, jika bentuk kue pengantin yang diinginkan berbentuk hati, maka maknanya adalah cinta yang tulus dan abadi dari sepasang kekasih. Sangat manis!

3. Sebuah Pengharapan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, kue pengantin merupakan suatu tradisi dari pernikahan internasional khususnya di belahan dunia Eropa sana. Masyarakat Eropa khususnya Skotlandia dan Inggris percaya bahwa kue pengantin merupakan simbol dari kesuburan dan pengharapan akan diberikannya keturunan bagi kedua mempelai.

Tahukah Anda bahwa tradisi kue pengantin tak hanya milik masyarakat Eropa, tapi beberapa daerah di belahan dunia lain juga memiliki tradisi ini seperti Brazil, Yunani hingga negara di Asia yakni Jepang.

Brazil misalnya, memiliki kue yang terbuat dari dua spone cake yang direkatkan dengan krim yang terbuat dari dulce de leche (saus karamel). Kue ini nantinya dibungkus dengan pita dan dibagikan pada tamu di akhir pesta.

Beda lagi dengan Yunani yang memiliki almond Yordania yang berbentuk permen yang dilapisi almond. Biasanya, permen almond ini disajikan di pernikahan-pernikahan orang Yunani. Rasa kacangnya yang sedikit pahit dan lapisan gula yang manis melambangkan pasang-surut pernikahan.

Sedangkan tradisi di Kazunoko, Jepang ada ikan herring yang melambangkan kesejahteraan keluarga. Sajian ini menjadi salah satu deretan sushi yang banyak digemari di Negeri Sakura ini.

Begitu banyak makna kue pengantin yang tersirat dalam sebuah pesta pernikahan. Lalu, apa makna yang pas bagi kue pernikahan Anda?

Cara Mengatur Keuangan Jelang Pernikahan

Cara Mengatur Keuangan Jelang Pernikahan

Sudah memiliki calon tapi bingung bagaimana cara mengatur keuangan jelang pernikahan?

Secara anak milenial kan banyak kebutuhan yang lain. Solusinya?

Buat kamu yang sudah punya rencana menikah, namun terkendala di persoalan keuangan. Terlebih kamu orangnya itu gak bisa banget kalo abis gajian gak nongkrong sama teman, beli pakaian bermerek, atau sekedar bayar cicilan ke warteg pas sebelum gajian.

Tenang, kamu gak sendiri kok. Ada banyak calon pasangan muda yang punya masalah serupa dengan kamu.

Menurut hasil pengamatan tim Hello Brides mengenai pasangan impian di masa depan. Baik pria maupun wanita sama-sama mendambakan calon pasangan yang secara finansial memiliki pendapatan yang lumayan.

Awalnya, beberapa wanita saat ditanya seperti apa pria idaman mereka, mereka menjawab menginginkan pria yang ganteng, mapan dan wangi. Namun, sebagian besar menjawab bahwa mereka menyukai pria yang pendiam, diam-diam menabung untuk masa depan atau diam-diam membeli rumah untuk nanti berkeluarga. Wanita tidak menyukai pria yang hanya banyak omong dan hanya banyak gombalan saja.

Sedangkan pria saat ditanya menginginkan wanita seperti apa, jawaban mereka awalnya menyukai wanita yang cantik, putih dan memiliki body goal. Memang awalnya pria hanya melihat wanita dari fisik saja, namun ditilik lebih dalam, lelaki akhirnya mengakui bahwa menginginkan wanita yang nantinya bisa menjadi ibu yang baik bagi anak-anak mereka dan mampu menjadi penolong baginya, termasuk penolong dari segi keuangan.

Pria dan Wanita Sama-sama Menyukai Pasangan yang Mapan

Survei ini membuktikan bahwa, walaupun Anda masih single atau sudah memiliki pasangan untuk berhubungan ke jenjang lebih serius (pernikahan), harus sudah memikirkan masalah keuangan untuk masa depan. Alasannya, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Beruntung Anda dalam masa panen, tidak ada yang tau apakah nanti Anda berada dalam masa paceklik atau masa transisi. Jadi, harus sudah mempersiapkan diri dalam kondisi dan waktu apapun.

Yang harus Anda mengerti adalah bagaimana cara mempersiapkannya. Jika Anda yang sudah memiliki pasangan dan ingin melangsungkan pernikahan, bisa dimulai dengan saling jujur masalah keuangan. Bisa saling bertanya nantinya hubungan Anda akan dibawa ke mana, berapa lama lagi Anda akan menikah dengan pasangan, ingin pernikahan yang mewah/sederhana atau berapa banyak tamu yang akan diundang di pernikahan Anda.

Hal ini sangat penting bagi pasangan muda saat ini, karena pernikahan milenial memiliki pakemnya sendiri, pernikahan milenial memerlukan biaya yang besar. Jadi harus bisa mempersiapkan biayanya dari jauh-jauh hari. Takutnya, jika mempersiapkan pernikahan dalam jangka waktu yang pendek, misalnya setahun-dua tahun saja tidak akan maksimal jika menginginkan pernikahan mewah.

Cara Mengatur Keuangan Jelang Pernikahan

Bisa saja jika Anda ingin mempersiapkan pernikahan dalam kurun waktu tersebut, tapi ada beberapa hal yang harus Anda lakukan. Pertama, turunkan standar pernikahan. Kedua, meminta bantuan dari kedua orang tua pihak pria dan pihak wanita. Opsi ketiga, Anda bisa berusaha lebih giat lagi agar tercapai pernikahan ideal.

Untuk detil biayanya, saat ini pasangan muda yang ingin menikah sudah sangat pintar mencari informasi terkini, semua sudah jelas terpampang nyata perkembangan biaya pernikahan. Lebih mudah lagi, sekarang sudah banyak aplikasi di smartphone yang mampu menghitung setiap detil keperluan pernikahan. Aplikasi perencanaan pernikahan yang bisa Anda gunakan misalnya WeddingHappy, iWedPlanner, Finansialku serta beberapa aplikasi lainnya sesuai dengan pilihan Anda.

Simulasinya yang bisa Anda lakukan seperti ini, (misalnya) Anda tinggal memasukkan nama Anda dan pasangan ke dalam aplikasi, lalu Anda tinggal memasukkan perkiraan dana yang diperlukan untuk pernikahan. Misalnya biaya gedung, undangan, katering dan lainnya. Setelah itu baru masukkan berapa lama lagi durasi Anda sebelum hari H datang (misal 24 bulan) lalu perkiraan semua biaya akan terlihat (misal Rp 300 juta) dan saat ini Anda sudah memiliki tabungan sebanyak Rp 50 juta. Setelah semua data terisi, maka nanti akan tertera berapa lama lagi Anda akan mencapai total pernikahan ideal Anda dalam kurun waktu 24 bulan tersebut.

Simulasi ini tak hanya bisa digunakan oleh pasangan muda yang ingin tahu cara mengatur keuangan jelang pernikahan saja, tapi bisa juga dipakai oleh orang tua yang ingin membantu anaknya mewujudkan pernikahan impian nantinya. Jadi, orang tua yang memiliki anak yang masih di bawah umur juga bisa mempersiapkan tabungan pernikahan anaknya dengan ini. Tinggal memasukkan nama anak dengan mengosongkan nama pasangan dan memasukkan durasi kapan perkiraan sang anak akan menikah. Sangat mudah bukan?

Tips Meminta Restu Calon Mertua Sebelum Menikah

Tips Meminta Restu Calon Mertua Sebelum Menikah

Pengen nikah tapi ada gak ya tips meminta restu calon mertua agar diizinkan melamar anaknya?

Bingung, gugup, resah dan gelisah.

Itulah perasaan yang umumnya dirasakan pria ketika hendak meminta restu calon mertua. Jelas saja, hal ini tak dapat dipungkiri dan mesti dilakukan karena menikah itu bukan hanya proses penyatuan dua pasangan muda yang sedang jatuh cinta saja, namun juga proses penyatuan dua keluarga.

Itulah alasan kenapa Anda harus meminta restu calon mertua dulu agar dapat menikahi sang pujaan hati.

Memang tidak mudah karena Anda harus memilikirkan kata demi kata agar berkesan baik di depan calon mertua. Tapi, jangan khawatir, Hello Brides sudah memiliki tips agar kamu bisa mendapatkan restu menikahi kekasih hati.

Berikut Tips Meminta Restu Calon Mertua Sebelum Menikah

Pertama, pastikan kesiapan lahir dan batin Anda.

Sebelum Anda bertemu dengan orang tua calon pasangan, ada baiknya Anda mempersiapkan mental dan fisik terlebih dahulu. Tanyakan pada diri Anda apakah Anda sanggup untuk mengemban tanggung jawab terhadap orang lain seumur hidup Anda, apakah Anda sanggup untuk membiayai hidup orang lain selain diri Anda sendiri. Bila jawaban dari pertanyaan Anda tersebut ‘sudah’ berarti Anda sudah siap untuk meminang pasangan Anda dan memulai hidup baru dengannya.

Pada fase ini, jangan banyak memikirkan hal-hal lain selain berpikir positif agar semua berjalan dengan lancar. Jangan bingung memikirkan kata-kata apa yang cocok nantinya saat meminta restu. Cukup dengan persiapkan mental Anda terlebih dahulu, maka nanti akan berjalan dengan lancar.

Kedua, cobalah untuk melakukan beberapa kali pertemuan dengan calon mertua.

Orang tua akan melihat kesungguhan saat Anda terlihat serius ingin mengenal calon pasangan termasuk mengenal keluarganya. Pada saat pertemuan, berikanlah kesan yang baik terhadap calon mertua, misalnya dengan berpakaian yang rapi dan tidak semberonoh. Jangan sampai gara-gara pakaian yang tidak sesuai, perjuangan Anda menjadi sia-sia. Orang tua pasti ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Berpakaian rapi bukan berarti menunjukkan pakaian yang mahal, bukan pula pamer kekayaan namun berpakaian agar tampak bersih. Berpakaian rapi bisa membangkitkan mood orang yang Anda temui. Setidaknya mereka merasa dihargai oleh Anda.

Bila sudah berpakaian rapi, jangan lupa untuk bersikap yang sopan juga. Anda harus tahu bagaimana cara bersikap kepada orang yang lebih tua. Pahami bahwa sikap ke teman sebaya berbeda dengan sikap Anda ke orang yang lebih tua. Jika mereka berpendapat, maka dengarkan dan hargailah pendapat tersebut.

Ketiga, Anda bisa melakukan pertemuan kembali untuk meminta restu.

Hal pertama yang harus Anda rasakan pastilah gugup, namun hal ini yang sangat harus dihindari karena gugup dapat menghancurkan semua rencana yang sudah Anda buat. Untuk memulai obrolan yang lebih serius, Anda bisa menjelaskan kesiapan Anda untuk berumah tangga. Jangan hanya diucapan saja, namun calon mertua perlu tahu bukti kesiapan mental dan finansial Anda untuk berumah tangga. Jalinlah hubungan yang baik agar persentase diterima semakin besar.

Keempat, segeralah lakukan lamaran bila sudah mendapat restu.

Pada fase ini, Anda bisa sedikit menghela nafas karena sebenarnya sudah mendapatkan restu dari calon mertua, hanya saja lamaran dilakukan untuk membuat proses melamar Anda menjadi lebih formal saja dan juga disaksikan keluarga, kerabat dan sahabat kedua belah pihak. Lakukanlah komunikasi yang baik selama fase ini hingga menuju hari pernikahan agar tak ada masalah yang berarti jelang pernikahan.

Tips Menjelaskan Perencanaan Pernikahan Kepada Orang Tua

Tips Menjelaskan Perencanaan Pernikahan Kepada Orang Tua

Meski sulit, ternyata tips menjelaskan perencanaan pernikahan kepada orang tua ini sukses terus lohh…

Mempersiapkan pernikahan bukan berarti hanya berkutat dengan biaya dan waktu, namun juga bagaimana berkomunikasi dengan keluarga. Tentunya tidak sedikit orang tua yang memiliki beberapa keinginan untuk diwujudkan di perayaan hari bahagia anaknya.

Tidak jarang keinginan orang tua ini berseberangan dengan apa yang sudah direncanakan oleh calon pengantin. Jangan sampai konflik internal ini menimbulkan pengalaman persiapan pernikahan yang tidak mengenakkan.

Hello Brides telah merangkum tips menjelaskan perencanaan pernikahan Anda kepada orang tua berikut ini.

1. Pertama-tama, sampaikan jumlah dana yang Anda dan pasangan sanggupi.

Utarakan dengan jujur jika Anda dan calon suami/isteri ingin membiayai pernikahan sendiri, maupun jika Anda terbuka dengan bantuan orang tua. Dengan begini, orang tua pun bisa langsung menyesuaikan ekspektasi mereka.

2. Dengarkan juga keinginan atau harapan mereka akan selebrasi pernikahan kalian.

Bicarakan baik-baik dengan orang tua bagaimana cara merealisasikannya. Jika tidak mungkin, bermusyawarahlah dan bersikap terbuka untuk membahas alternatif lain.

3. Berikan referensi-referensi visual akan konsep pernikahan yang Anda rencanakan kepada orang tua secara langsung.

Jelaskan mengapa Anda dan pasangan menyukai dan memilih konsep tersebut. Dengan komunikasi yang dilakukan secara langsung, pesan lebih jelas tersampaikan karena orang tua pun memiliki gambaran yang jelas akan konsep pernikahan kalian.

4. Jika kalian memiliki kendala, baik finansial maupun bukan, tidak ada salahnya juga diungkapkan kepada orang tua Anda.

Apalagi jika kendala ini berhubungan dengan permintaan khusus dari mereka, sebaiknya membicarakan solusinya bersama-sama.

5. Ajak orang tua untuk menyepakati bahwa dalam urusan perencanaan pernikahan Anda, yang diutamakan adalah kepentingan keluarga inti.

Tidak jarang Anda, pasangan, dan orang tua mendapat banyak masukan dan pihak-pihak lain. Ingatkan kepada orang tua bahwa bagaimana pun ini adalah pernikahan Anda sehingga Anda dan pasanganlah yang akan mengambil keputusan.

6. Jika orang tua ingin membantu pendanaan, pastikan kalian sudah menentukan batas-batasnya.

Misalnya, orang tua ingin mendukung biaya sewa gedung secara penuh. Maka, biarkan mereka menentukan gedung yang mana. Beban Anda dan pasangan pun menjadi lebih ringan, dan Anda bisa berkonsentrasi pada kebutuhan lainnya.

7. Jika ada keinginan orang tua yang berbeda dengan Anda, cobalah untuk berusaha mengerti apa maksud mereka.

Buka diskusi untuk memikirkan beberapa alternatif untuk mewujudkan keinginan tersebut. Misalnya, ibu Anda ingin Anda mengenakan gaun pengantin yang pernah dipakainya dahulu, namun Anda sebenarnya keberatan karena desainnya yang sudah kurang sesuai tren saat ini. Anda bisa mempertimbangkan untuk mengenakannya di pemotretan pra-pernikahan Anda daripada di acara resepsi.

Sebelum berkomunikasi kepada keluarga Anda, pasti Anda dan pasangan sudah satu visi sehingga mereka bisa melihat kesungguhan kalian berdua. Jika timbul percikan konflik dengan keluarga, Anda dan pasangan juga bisa saling mendukung dan membantu memfokuskan diri pada penyelesaiannya.

Sedikit bersikap egois sebetulnya tidak apa-apa karena, bagaimana pun juga, inti pernikahan ini adalah tentang Anda dan pasangan Anda. Jika timbul konflik, coba bujuk dan ingatkan orang tua untuk fokus kembali mewujudkan momen spesial Anda yang akan menjadi hari bahagia satu keluarga. Yang penting Anda selalu mengomunikasikan semuanya dengan baik dan sopan. Niscaya, orang tua akan mengerti dan selalu mendukung.

Makna Kecantikan Siangko, Mahkota Pengantin dari Betawi

Makna Kecantikan Siangko, Mahkota Pengantin dari Betawi

Kamu orang Betawi asli? Tahukah makna kecantikan siangko, mahkota pengantin di acara pernikahan dari budaya Betawi?

Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat besar. Bangsa Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam. Hingga saat ini terdapat kurang lebih 34 provinsi, di setiap daerahnya memiliki banyak sekali suku, lebih kurang ada 1.340 suku di Nusantara ini.

Keragaman suku tersebut memberikan keragaman bahasa serta keragaman dalam berpakaian, apalagi pakaian pernikahan.

Dalam setiap pernikahan, tentunya aksesori memiliki berjuta makna bagi para pemakainya. Kali ini, Hello Brides akan membahas aksesori pengantin wanita Betawi, salah satunya siangko.

Siangko sendiri merupakan mahkota yang biasa dikenakan pengantin wanita yang dilengkapi cadar emas atau perak yang berbentuk setengah lingkaran dengan panjang 25 cm, tinggi tengah 5 cm, tinggi ujung kiri-kanannya juga 5 cm.

Sedangkan cadar siangko ini memiliki panjang 30 cm yang dibuat dengan manik-manik atau mode dan ujungnya biasanya diberi seikat benang wol.

Siangko disisipkan dua pasang burung hong di sisi kiri dan kanannya. Ada lagi beberapa aksesori yang melengkapinya seperti kembang kelapa, kembang goyang dan kembang rumput dengan jumlah yang berbeda-beda. Semua aksesories itu disematkan di atas sanggul khas pengantin Betawi di mana rambut pengantin digulung ke atas seperti stupa.

Sebagai pemanis tampilan pengantin Betawi, ada beberapa tambahan yang disematkan di sekeliling sanggul, seperti roje melati. Ada juga sumping yang tersemat di telinga kiri dan kanan. Terakhir, ada teratai atau delima Betawi yang menjuntai di bahu menutupi dada, melapisi kebaya atau baju tuaki (baju khas Betawi).

Baju tuaki ini berhiaskan sulaman dan manik-manik. Baju ini sangat cantik karena diberikan tambahan kalung sebar khas Betawi yang dipadukan dengan rok kun (rok bawah yang berpotongan melebar berhiaskan sulaman naga.

Makna Kecantikan Siangko
Makna Kecantikan Siangko yang Sarat Makna

Agar lebih detil, berikut penjabaran aksesori pengantin wanita Betawi:

1. Siangko besar atau cadar yang melambangkan kesucian pengantin wanita.
2. Burung hong berjumlah 4 buah. Burung hong ini adalah tusuk konde panjang yang ditancapkan di sanggul. Hal ini melambangkan 4 khalifah sahabat Nabi Muhammad SAW.
3. Kembang kelapa berjumlah 2 buah.
4. Kembang goyang berjumlah 16 buah.
5. Kembang rumput berjumlah 2 buah. Kembang ini ditancapkan di sanggul sehingga keseluruhan tusuk berjumlah 20 buah yang melambangkan 20 sifat Nabi Muhammad SAW.
6. Tusuk lam aief, ditusukkan di sanggul sebagai lambang huruf lam sebagai simbol keesaan Allah SWT.
7. Tusuk paku berjumlah 10 buah sebagai penolak bala.
8. Tusuk bunga berjumlah 5 buah yang menghadap ke depan lambang dari rukun islam.
9. Anting-anting sepasang kerbau.
10. Kalung tebar.
11. Gelang listring.
12. Cincin.
13. Roje melati (lar-laran) sepanjang 15 cm yang dipasang di atas sanggul melingkar ke kiri dan kanan.
14. Sisir melati berjumlah 5 buah.

Sekadar informasi, pakaian pernikahan Betawi berasal dari perpaduan berbagai etnik, mulai Arab, China, Eropa dan Melayu. Oleh karena itu, model dan maknanya juga sangat beragam.

Semoga pembahasan Hello Brides tentang makna mecantikan Siangko yang menjadi mahkota pengantin dari adat Betawi ini dapat bermanfaat.